JAKARTA - Gubernur Jakarta yang juga kader PDI Perjuangan (PDIP) Pramono Anung memberi sinyal membawa pesan dari Presiden Prabowo Subianto untuk ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri.
Hal ini disampaikan Pramono usai bersilaturahmi ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat di momen Hari Raya Idulfitri, Senin, 31 Maret. Dia mengaku bicara dengan Prabowo saat salat Idulfitri 1446 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta.
"Halal bihalal tadi. Tapi tadi di Istiqlal, kita sempat (berdua bicara, red)," kata Pramono sambil memberi gestur dua jari kepada wartawan di lokasi.
Meski begitu, Pramono menolak bicara saat ditanya pesan yang disampaikan Prabowo. Sambil berkelakar, dia menyebut pesan itu rahasia negara.
"Itu kan rahasia negara," ujarnya.
BACA JUGA:
Sebelumnya, Pramono sempat bersilaturahmi dengan Prabowo saat menghadiri gelar griya atau open house di Istana Merdeka, Jakarta. Dia ikut mengantre bersama pejabat lain untuk memasuki Gedung Istana Merdeka.
Adapun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak menggelar open house atau gelar griya di momen Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Tapi, Presiden ke-5 RI itu menerima sejumlah tamu, di antaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung-Rano Karno.
Hadir juga Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Hediprasetyo yang merupakan anak Presiden Prabowo Subianto. Dia tiba sekitar pukul 12.00 WIB di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.