Bagikan:

YOGYAKARTA – Salah satu pilihan dalam menangani gigi tanggal, adalah dengan memasang implan gigi. Tetapi apakah pemasangan implan gigi sakit dan berapa lama bisa bertahan? Faktanya, perangkat medis yang dirancang untuk menggantikan gigi yang tanggal ini berbeda dengan gigi palsu.

1. Implan gigi bersifat permanen

Implan gigi bersifat permanen, karena terdiri dari tiga bagian, antara lain sekrup titanium yang dipasang melalui tulang rahang untuk menggantikan akar gigi, abutment atau konektor kecil yang menempel pada implan di atas garis gusi, dan mahkota gigi atau gigi tiruan yang dipasang di atas konektor.

mengenali fakta tentang apakah implant gigi sakit
Ilustrasi mengenali fakta tentang apakah implant gigi sakit (Freepik)

2. Proses pasang implan gigi perlu waktu beberapa bulan

Karena dilakukan sesuai prosedur medis, pemasangan implan gigi lewat pembedahan untuk memasukkan akar gigi implant ke dalam tulang rahang. Seluruh prosesnya, dari pasang sekrup implan hingga pemasangan mahkota gigi, perlu waktu beberapa bulan. Tetapi waktu dan langkah-langkah prosesnya bervariasi setiap orang, dilansir Harvard Health, Jumat, 28 Maret.

Kalau Anda penasaran, apakah pemasangan implan gigi sakit atau tidak, karena dalam prosedur pasien akan menerima anestesi lokal. Sehingga area pemasangan implan gigi akan mati rasa sehingga tidak terasa sakit.

Dokter bedah gigi dalam memasang implan akan mengebor lubang di rahang tempat gigi pengganti akan dipasang. Sekrup titanium dimasukkan ke dalam lubang ini, dan jaringan gusi dijahit di sekitar atau di atas tutup sementara yang dipasang di atas implan. Ini adalah prosedur rawat jalan, jadi Anda dapat pulang pada hari yang sama. Selama beberapa bulan, tulang di sekitar implan akan tumbuh secara alami dan menyatu dengan implan untuk menahannya di tempatnya. Proses ini dikenal sebagai osseointegrasi.

3. Memerlukan cangkok tulang rahang karena alasan tertentu

Bagi orang dengan penyakit gusi, genetika, dan faktor penuaan, membutuhkan cangkok tulang rahang karena tidak memiliki cukup tulang alami untuk menopang implan. Cangkok tulang adalah prosedur pembedahan di mana tulang yang rusak atau sakit diganti dengan tulang baru. Cangkok tulang dapat diambil dari tulang lain di tubuh Anda (misalnya, pinggul atau dagu), dari donor manusia atau hewan, atau dibuat dari tulang sintetis yang diproduksi di laboratorium.

4. Perlu dibersihkan secara rutin

Setelah memasang implan gigi, perlu rutin dibersihkan dua kali sehari sikat gigi dan memakai benang gigi serta perlu mengunjungi dokter gigi secara teratur. Meskipun implan gigi tidak rentan terhadap pembusukan, jaringan yang mengelilingi implan sama rentannya terhadap penyakit periodontal sekitar gigi asli.

5. Risiko implan gigi

Sebagian besar, prosedur implan gigi berhasil. Namun prosedur ini berisiko dan bisa menyeebabkan komplikasi. Di antaranya kerusakan pada gigi dan sekitarnya selama pemasangan implan, kerusakan saraf di sekitar area, cedera tulang rahang, cedera jaringan sinus, gigi tidak sejajar, inteksi implan, kegagalan implan untuk menyatu dengan tulang di sekitarnya.

Selain mengenali fakta tentang implan gigi, kenali juga siapa yang mungkin tidak cocok memasang implan. Di antaranya perokok aktif, memiliki penyakit periodontal parah, memiliki kondisi medis tertentu seperti gangguan pendarahan, penderita diabetes tipe 2 yang tidak terkontrol, defisiensi imun, beberapa kondisi kardiovaskular, dan orang dengan penyakit tulang tertentu.