JAKARTA – Petenis belia 19 tahun asal Ceko, Jakub Mensik, berhasil mengalahkan mantan petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, dalam pertandingan final di ajang Miami Open 2025.
Mensik mengeluarkan penampilan luar biasa selama pertandingan pamungkas untuk menghentikan idola masa kecilnya dari Serbia itu dengan skor 7-6 (7-4) dan 7-6 (7-4) pada Senin, 31 Maret 2025, siang waktu Indonesia.
Sebelum merebut gelar ATP Tour pertamanya pada malam yang lembab dan basah, Mensik sempat ingin memutuskan mundur dari turnamen karena masalah lutut. Namun, fisioterapis berhasil merawatnya dan membuat ia bisa tampil.
"Satu jam sebelum pertandingan pertama saya di sini, saya memegang kertas pernyataan mundur dari turnamen. Saya hanya beruntung karena wasitnya sedang makan siang. Saya datang untuk berobat dan dia [fisioterapis] melakukan keajaiban dan berkat dia, saya bisa berdiri di sini," ujar Mensik, dikutip BBC Sport.
Djokovic, yang punya koleksi 24 gelar Grand Slam, datang ke Miami dengan target untuk menjadi petenis ketiga di era Open yang berhasil memenangi 100 gelar tunggal dalam sejarah.
Dengan demikian, penantian Djokovic otomatis terus berlanjut setelah kekalahan dari petenis yang baru berusia 10 bulan ketika ia memenangi gelar pertamanya pada tahun 2006.
"Menyakitkan bagi saya untuk mengakuinya, tetapi Anda lebih baik. Semoga Anda beruntung. Mungkin Anda akan membiarkan saya menang saat kita bersua lagi nanti," ujar Djokovic.
Mensik adalah juara Masters 1000 termuda kesembilan dan termuda ketiga di Miami setelah Carlos Alcaraz dan Rafael Nadal.
Ini merupakan peningkatan pesat Mensik yang saat ini berada di peringkat 50 besar rangking ATP. Dia sebelumnya berhasil masuk ke 100 besar pada Februari 2024 setelah mencapai final di Qatar Open.
Selama di Miami, Mensik tercatat mengalahkan tiga pemain top sepuluh. Selain Djokovic, dia juga menghentikan Jack Draper dari Inggris dan Taylor Fritz dari Amerika untuk mengangkat gelar terbesar dalam kariernya.